Thursday, June 10, 2010

menunggu dan menunggu #1


It's June 10 dan belum ada tanda apa-apa. Ayah dan Bunda sudah ketar-ketir, ada apakah gerangan? Memang sih ada range about 2 weeks dari hpl bisa seminggu sebelum atau seminggu setelah, tapi tetap saja kami wondering. Tentu saja karena sudah tidak sabar pengin ketemu Red.

Hati sedikit tenang waktu dr. Roekmono said that everything's alright. Fiuh! Lalu kami diminta nunggu seminggu lagi. Nah kan bener ada range waktu aman buat Red tetap di dalam perut Bunda.

Seminggu yang lambat. Beberapa kali Bunda dan Ayah jalan2 pagi keliling alun-alun selatan. Hihihi.. lumayan lah buat nyari kontraksi. Niatnya 3-5 kali putaran, tapi pernah baru satu putaran yang ada kami semampir di warung bubur ayam :D ahaay lezaatnya.

Seminggu yang lambat berlalu, tapi belum ada tanda-tanda kontraksi teratur. Badan Bunda udah kayak lumba-lumba kekenyangan, dan rasanya beraat banget. Tapi sebenernya gak menderita-menderita amat, Bunda menikmati setiap saatnya bersama Red di perut. Soal senam hamil gak usah ditanya, Bunda rasanya udah gak kuat kalau harus dibantai sama suster galak di RSPR itu hee... jadilah Bunda malas ke ruang senam.

Lalu tiba saatnya consult lagi ke dokter. Red sehat dan menggemuk. Oh well, salah Bunda sih makan melulu hehehe... dalam seminggu Red naik hampir setengah kilo, dari 2.8kg ke 3.2kg. Karena khawatir Red kegendutan dan malah susyah keluar, jadilah diusulkan supaya Red dilahirkan saja. Lah caranya? Induksi.

Bunda dan Ayah mana tahu apa itu induksi, bagaimana, apa risikonya, dll. Ya udah kami setuju saja.
Kita lihat nanti apa itu induksi bersama-sama.


Sungguh ingin memeluk Red :)

-boenda-